Cara Stek Tanaman – Perbanyakan Dengan Menanam Batang

Cara Stek Tanaman – Saat anda memiliki satu pohon yang dapat berbuah dengan baik, terkadang ada rasa ingin memiliki lebih banyak lagi pohon dengan kualitas dan kondisi yang sama. Hal ini bukanlah mustahil, karena pengembangan dengan cara vegetatif dipercaya dapat menghasilkan bibit yang sifatnya identic dengan indukannya. Metode memperbanyak tanaman menggunakan metode vegetatif salah satunya adalah dengan teknik stek.

cara memotong batang stek yang benar

Sebaiknya pada saat melakukan teknik memperbanyak tanaman dengan cara stek tanaman, anda memilih batang dengan daun yang berwarna hijau tua, sehingga nantinya saat bibit dari stek ditanam, hal ini menandakan fotosintesis berjalan dengan baik, dan pada batang tersebut sudah menyimpan karbohidrat tinggi untuk bekal makanan pohon selama pembentukan akar baru. Batang pohon yang memenuhi syarat untuk dilakukan stek adalah batang pohon yang berada di bagian pangkal tanaman. Gunakan batang dengan diameter 1 cm sepanjang 10-15 cm yang memiliki mata tunas kurang lebih 3-4 buah. Pilihlah batang dengan warna coklat muda, yang menandakan kondisi batang setengah tua. Karena, apabila batang masih terlalu muda, pada saat proses stek akan tumbuh tunas terlebih dahulu dibandingkan akar. Padahal, dalam teknik perbanyakan stek sangat penting akar tumbuh terlebih dahulu.

Cara Stek

Cara memperbanyak tanaman dengan cara stek tanaman terbilang mudah dilakukan dan murah. Teknik stek baiknya anda lakukan di pagi hari. Hal pertama yang harus anda siapkan adalah media tanam, yaitu tanah yang dicampurkompos dengan rasio 1 : 1. Letakkan media tanam yang sudah tercampur rata tersebut di dalam polybag. Selanjutnya, potong batang dengan posisi miring. Gunakan gunting tanaman yang betul-betul tajam, sehingga pada saat pemotongan batang tidak menimbulkan memar. Memar pada batang berpotensi menjadikan bagian potongan batang terinfeksi bibit penyakit. Sebelum batang stek siap ditanam di polybag, jangan lupa untuk mengolesi bagian pangkal luka dengan zat perangsang akar. Setelah itu batang siap ditanam di polybag.

Baca Juga: PERBANYAKAN MANGGA MENGGUNAKAN TEKNIK STEK

Letakkan polybag di tempat yang teduh tanpa terkena sinar matahari langsung. Penyiraman dapat anda lakukan seperlunya saja, hanya untuk menjaga kelembaban media tanam. Bila nantinya tumbuh tunas, hal itu menandakan bibit siap diletakkan di tempat yang terkena sinar matahari langsung.

Cara stek tanaman ini sangat cocok diterapkan untuk tanaman yang dapat ditanam di tanah yang permukaan air tanahnya dangkal. Hal ini disebabkan karena bibit asal teknik stek tidak memiliki akar tunggang, sehingga tidak mampu mencari sumber air dan makanan dalam tanah bila permukaan air tanah terlalu dalam. Namun, perlu anda perhatikan, pohon yang tumbuh dari bibit hasil perbayakan stek sebaiknya tidak tumbuh terlalu tinggi, karena tanpa akar tunggang bisa membuatnya kurang kokoh dan sangat berpotensi roboh bila terkena angin yang kuat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *