JUAL BIBIT BELIMBING MADU Harga mulai dari Rp 50.000 (tergantung ukuran dan jumlah pembelian)– Daerah Tuban, Jawa Timur dikenal sebagai penghasil buah belimbin yang memiliki rasa manis yang luar biasa. Menyerupai madu, membuatnya mendapatkan julukan belimbing madu. Berwarna orange, ukuran buahnya besar, tekstur buah lembut dan serat halus, ditambah dengan kandungan air yang tinggi membuatnya menjadi salah satu yang unggul di kelasnya. Dalam setahun, belimbing madu bisa dipanen sebanyak tujuh hingga delapan kali. Pada satu hektar kebun belimbing madu dapat menghasilkan hingga sepuluh ton, dengan harga jual mencapai tiga belas ribu rupiah per kilogramnya, tentu membuat pembudidayanya mendapatkan hasil yang manis semanis rasanya.

Tanaman belimbing madu sangat mudah untuk dikebunkan, karena bisa ditanam di dataran rendah maupun tinggi. Sifatnya genjah, dalam satu tahun bisa dipanen sebanyak 7-8 kali. Untuk pertumbuhannya, dibutuhkan suasana angin yang tidak terlalu kencang dan curah hujan yang sedang, karena bisa menyebabkan gugur bunga dan buah.
Rasa manis Belimbing Madu yang mencapai 14 brix dihasilkan dari cara penanaman dan perawatan yang baik. Gunakan media yang baik untuk penanaman tanaman belimbing madu, campur tanah menggunakan pupuk kandang dan sekam yang dimasukkan di lubang tanam berukuran 70x70x70 cm. Berikan pupuk NPK secara berkala, sesuai dosis setiap tiga bulan sekali. Beri juga obat penangkal hama, dan lakukan pemangkasan jika diperlukan. Tanaman belimbing madu berbuah pada usia 6 bulan setelah tanam. Saat ukuran buah menyerupai ibu jari atau kurang lebih 3 cm, bungkus buah menggunakan kertas transparan atau kantong plastik. Buka bagian bawah pembungkus supaya buah tidak pengap.

Sayangnya, daya simpan buah belimbing terbilang cukup singkat. Pasalnya, pekebun biasa memanen buah pada kematangan 60%. Hal ini dilakukan karena permintaan pasar yang menghendaki rasa buah yang manis. Pada tingkat kematangan tersebut buah belimbing berwarna kuning dengan lingir hijau. Apabila buah dipetik dalam keadaan warna hijau, pada saat matang akan berasa masam. Selain itu konsumen lebih menyukai warna belimbing yang berwarna kuning jingga.hal ini tentunya juga menjadi kendala bagi supermarket sendiri. Pada hari ketiga buah berada di swalayan, lingir buah sudah berubah menjadi coklat yang membuat pelanggan enggan membeli.

Namun jangan khawatir, Balai Besar Penelitian Pasca Panen Departemen Pertanian di Bogor sudah menemukan teknik pengawetan buah belimbing. Pasca panen, buah direndam di larutan gel yang terbuat dari cairan pada jaringan parenkim daun lidah buaya cukup selama 2-3 menit saja. Dengan perlakuan tersebut, belimbing dapat bertahan 18 hari di suhu 15 derajat celcius, dan 8 hari di suhu ruang. Dari penjelasan diatas anda pasti tertarik untuk menanam bibit belimbing Madu bukan? Segera hubungi Customer Service kami untuk mendapatkan bibit belimbing madu dengan penawaran special.

Bibit Belimbing Madu – Belimbing Dengan Rasa Paling Manis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *