Budidaya Kurma – Di Indonesia kurma telah dibudidayakan di beberapa daerah. Perbanyakan kurma terdapat tiga cara, yaitu menggunakan biji, anakan, dan kultur jaringan. Tidak hanya di Thailand, di Indonesia pun kurma menjadi primadona karena tergiur untung yang berlipat ganda. Tanaman anggota keluarga Arecaceae sering dibudidayakan secara monokultur di kebun-kebun berskala besar. Seperti di Pathumthani, Thailand bagian tengah, lahan-lahan luas tampak ditanami bibit kurma kultivar KL-1 hasil perbanyakan biji.

Perbanyakan biji merupakan cara paling mudah untuk memperoleh bibit dalam jumlah yang banyak. Anda dapat menggunakan teknik ini untuk budidaya kurma karena persentase kecambah biji kurma mencapai 80%. Artinya, bila Anda menyemai 100 biji maka 80 biji akan berkecambah dan bertahan hidup. Bibit berasal dari perbanyakan biji, di usia tiga hingga empat tahun tanaman mulai berbuah.

budidaya kurma
budidaya kurma

Menyemai biji kurma tergolong mudah. Anda cukup meletakkan setiap biji di polibag berisikan sekam bakar, lalu letakkan di bawah jaring peneduh berkerapatan 70%. Anda cukup menantikan bibit yang mulai memunculkan daun setelah berusia satu bulan. Saat berusia satu tahun, silakan pindah bibit siap tanam ke kebun yang Anda sediakan untuk budidaya kurma. Perlu diketahui bila menanam bibit kurma dari biji bukan perkara mudah atau bebas dari risiko. Risiko yang menanti Anda adalah bibit dari biji belum jelas jenis kelaminnya.

Baca Juga: Beberapa Jenis Tanaman Kurma Tropis Yang Bagus Untuk Dibudidayakan di Indonesia

Kami menyarankan Anda untuk menggunakan bibit kurma hasil perbanyakan vegetatif untuk budidaya kurma karena tanaman perbanyakan vegetatif menghasilkan pohon yang sama persis dengan induknya. Salah satu cara perbanyakan vegetatif ialah memisahkan anakan karena hasil yang didapat akan menguntungkan Anda lantaran jenis kelamin sudah diketahui. Anakan yang layak ditanam harus terbebas dari hama dan penyakit. Untuk mengenali bibit asal anakan yaitu tidak memiliki akar di salah satu sisinya. Bagian itu merupakan titik sambungan dengan induk.

kurma kuljar
kurma kuljar

Perbanyakan kurma lainnya adalah melalui kultur jaringan. Bila Anda menggunakan teknik ini untuk budidaya kurma, jenis kelamin sudah dapat ditentukan sejak awal tanam. Kultivar barhee di Thailand memiliki harga 1.400 baht atau setara dengan Rp560.00 per bibit umur dua tahun. Metode ini paling jitu menghasilkan bibit dalam jumlah banyak dan sama persisi dengan induknya. Anda pun tak perlu ragu lagi dalam memilih bibit kurma atau ragu terhadap hasil tanam.

Semoga artikel mengenai cara perbanyakan kurma yang infotanamanbuah.com tuliskan menjadi bahan pertimbangan dalam budidaya buah kurma. Cukup sekian dari kami, terima kasih, dan sampai jumpa di lain kesempatan.

Budidaya Kurma Di Indonesia Kini Bisa Dilakukan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *