Cara Mudah Sambung Sisip Jeruk – Anda memiliki pohon jeruk dengan kualitas unggul di rumah? Jangan sampai anda tidak memperbanyak pohon jeruk tersebut, karena kualitas unggul tentu akan membawa banyak keuntungan bagi anda. Cara terbaik untuk mempertahankan kualitas unggul dari pohon jeruk anda pada bibit yang dihasilkan adalah dengan metode vegetatif. Salah satu cara memperbanyak bibit jeruk dengan persentase kesuksesan tinggi adalh melalui teknik sambung sisip.

jeruk sambung sisip
jeruk smabung sisip

Teknik sambung sisip merupakan modifikasi dari teknik okulasi. Yang berbeda, jika pada okulasi menggunakan mata tunas sebagai sambungannya, pada teknik sambung sisip yang digunakan adalah ranting muda yang memiliki tak hanya satu mata tunas, tetapi jumlahnya bisa lebih.

Memperbanyak bibit jeruk menggunakan teknik sambung sisip memungkinkan anda mendapatkan pohon dengan tinggi yang rendah namun tetap rimbun. Karena percabangannya yang rendah sudah bisa kita bentuk mulai dari awal proses teknik perbanyakan dimulai. Pertumbuhannya pun cenderung lebih cepat, karena yang ditempelkan sudah berwujud ranting muda, bukan lagi mata tunas seperti pada proses okulasi. Sehingga, bukan hal mustahil ketika anda memperbanyak bibit jeruk dengan teknik sisip anda akan mendapatkan banyak bibit yang nantinya akan cepat tumbuh dan berbuah.

Untuk menghasilkan bibit jeruk dari perbanyakan teknik sambung sisip, anda harus memiliki dua jenis bibit jeruk, yaitu, untuk pangkal bawah dari pohon yang berasal dari perbanyakan biji, dan untuk bagian sambungannya menggunakan bibit yang berasal dari perbanyakan vegetatif. Penggunaan bibit yang berasal dari perbanyakan biji adalah sebagai batang bawah, kekuatan akar yang dihasilkan harus optimal, sehingga hasil yang diraih bisa maksimal. Seperti yang kita ketahui, bibit yang berasal dari perbanyakan generative (biji) memiliki akar tunggang yang membuatnya kokoh saat ditanam. Anda bisa mendapatkan bibit tersebut di toko bibit buah. Namun, bila anda menghendaki memperbanyak bibit sendiri, anda juga bisa melakukannya di rumah dengan cara yang mudah dan murah.

Yang perlu anda lakukan pertama kali adalah menyemaikan biji jeruk.Lakukan persemaian biji pada polybag yang sudah diberi media tanam berupa tanha berhumus yang dicampur dengan pupuk kandang atau kompos dengan rasio 1 : 1. Tanam biji di kedalaman tanah 2 cm. saat biji jeruk berkecambah, anda bisa mulai melakukan penambahan nutrisi tanah menggunakan pupuk ZA 2 gram, dan NPK 2 gram secara berseling setiap 2 minggu sekali. Apabila bibit jeruk sudah tumbuh hingga penampang batangnya batangnya berdiameter 0,8 hingga 1,5 cm, dengan daun yang tumbuh sempurna dengan warna hijau tua maka bibit jeruk sudah siap untuk diterapkan teknik sambung sisip.

menempel sambung sisip
menempel sambung sisip

Proses selanjutnya, siapkan batang bagian atas (entres). Untuk mencapai hasil yang optimal, pilih entres yang berupa ranting bagian ujung dari indukan berkualitas. Pilih bagian mulai dari pucuk, yang memiliki 1 hingga 4 mata tunas. Pastikan usia ranting yang akan gunakan sebagai entres meupakan ranting yang muda. Hal tersebut ditandai dengan warna batangnya yang masih hijau atau hijau keabuan. Jangan sampai menggunakan entres yang batangnya berwarna cokelat atau cokelat keabuan. Karena hal tersebut menandakan daya regenerasi entres sudah menurun yang berarti kemampuan menghasilkan mata tunasnya juga sudah rendah.

Untuk membuat titik penyambungan, iris kulit batang jeruk yang akan dijadikan sebagai batang bawah, kurang lebih 15-25 cm di atas pangkal batang. Iris memanjang 3-5cm, lebar 7-10 mm saja. Tarik kulit batang tersebut dengan hati-hati agar terkelupas dengan baik. Potong kulit batang yang sudah dikelupas, namun anda perlu menyisakan kulit batang tersebut sepanjang 1 cm yang nantinya akan dijadikan sebagai dudukan untuk entres. Apabila saat mengupas kulit batang anda merasakan kesulitan, tandanya anda harus mengganti batang tersebut. Karena hal tersebut menunjukkan minimnya kandungan cambium pada batang. Batang yang diterapkan teknik sambung sisip haruslah yang kaya cambium. Agar pada saat proses sambung sisip berlangsung, asupan nutrisi untuk pohon selalu cukup.

Selanjutnya, iris miring pangkal entres yang hendak anda gunakan, kurang lebih sepanjang 2 cm. Gunakan pisau yang benar-benar tajam, agar pada proses pemotongan bisa dilakukan sekali potong dan tidak menimbulkan memar jaringan pada batang. Letakkan bagian pangkal entres yang sudah disayat tepat pada sayatan di batang bawah.

Langsung ikat sambungan menggunakan irisan plastik yang lentur lagi kuat. Ikatan dilakukan melingkar dan rapi dari bawah ke atas, merata dan menutup sambungan secara sempurna supaya air tidak masuk dan berpotensi mengganggu pertumbuhannya.

Setelah empat minggu, plastic pengikat sudah bisa dilepas. Setelah 4 hari pasca ikatan plastic dilepas, potong setengah bagian batang bawah kira-kira 5 cm dari titik penyambungan. Tekuk batang yang sudah dipotong tersebut ke bawah, dengan tujuan agar mempercepat pertumbuhan tunas. Jangan khawatir, tunas yang anda sambungkan sudah sepenuhnya menempel dengan batang bawah. Cukup menunggu 10 hingga 12 minggu pasca penerapan teknik sambung sisip, anda dapat mendapatkan hasil bibit jeruk yang tunasnya sudah tumbuh maksimal dan sempurna.

MEMPERBANYAK BIBIT JERUK DENGAN TEKNIK SAMBUNG SISIP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *