JENIS KELENGKENG UNGGUL – Mengonsumsi buah kelengkeng sebagai makanan penutup setelah makan tentu sudah tak asing lagi. Rasa manis segar sangat sulit untuk ditolak setiap orang dari berbagai jenjang usia. Manfaatnya pun sangat banyak. Buah dengan bentuk bulat tumbuh bergerombol ini memiliki kulit berwarna coklat dengan permukaan halus, dan daging buah berwarna putih dengan biji keras berwarna hitam. Nampak seperti mata kucing atau naga.

buah lengkeng itoh

Bagi sebagian masyarakat, tentu mengenal beberapa jenis kelengkeng yang sering dijual di pasaran. Kelengkeng yang banyak dijajakan biasanya adalah kelengkeng lokal, dan kelengkeng bangkok. Selain kedua jenis di atas, masih ada banyak jenis kelengkeng unggul yang tumbuh di Indonesia. Berikut di antaranya

1.Kelengkeng Merah (Ruby Longan)

Kelengkeng merah atau juga disebut lengkeng ruby ini merupakan lengkeng pendatang baru, masuk ke Indonesia sekitar tahun 2014-2015 yang didatangkan dari Amerika. Lengkeng merah ini asalnya dari Vietnam yang kemudian mnyebar keseluruh dunia. Mampu tumbuh dan berbuah dengan maksimal didataran rendah. Pembuahannya pun relatif cepat, pohon usia 2 tahun sudah mulai berbuah tanpa pemberian booster atau obat perangsang. Kwalitas sangat bagus, baik dari segi ukuran buah yang relatif besar, rasa buah yang sangat manis sekitar 21 briks, daging yang tidak lembeh serta biji buah yang kecil. Keunggulan paling utama adlah kulit buah yang berwarna merah, dimana pada umumnya berwarna coklata atau krem. Selain itu daun dan batang muda juga berwarna merah sehingga sangat bagus juga bila dijadikan tanaman hias karena jenis ini juga mampu tumbuh dengan baik dan mudah didalam pot. untuk mendapatkan bibitnya bisa anda lihat Jual bibit lengkeng merah online murah

2. Kelengkeng Ping Pong

Kelengkeng Itoh merupakan jenis kelengkeng dengan pohon yang memiliki daun dengan bentuk oval yang melengkung di bagian tepi daunnya dan panjangnya mencapai sekitar 10 cm. Pohon yang berasal dari perbanyakan vegetatif okulasi atau cangkok dapat mulai belajar berbuah di usia tanam 9-12 bulan. Tentu dari namanya saja sudah bisa ditebak ukuran buah kelengkeng ini. Ukurannya besar menyerupai bola pingpong dengan kadar air cukup tinggi dan kulitnya tipis. Rasanya sangat segar dikonsumsi. Selain ditanam di lahan luas, kelengkeng pingpong bisa juga dijadikan sebagai tanaman buah dalam pot (tabulampot).

3. Kelengkeng Puang Ray

Kelengkeng Puang Ray merupakan salah satu jenis unggul asal Negeri Gajah Putih, Thailand yang mulai ditanam di Indonesia. Meski ukuran buahnya tidak sebesar kelengkeng ping pong, namun tergantikan dengan jumlah buah yang lebih banyak per gerombolnya. Daging buahnya tebal, dengan biji yang kecil. Tentu dapat anda bayangkan betapa dalam satu buah kelengkeng akan didominasi dengan daging buah yang segar. Pohon ini sangat menguntungkan bila dibudidayakan, karena selain memiliki buah yang nikmat, pohonnya sangat genjah.

4. Kelengkeng New Kristal

Memiliki daging buah dengan warna lebih jernih bila dibandingkan dengan jenis lain membuatnya dijuluki seperti layaknya kristal. Pada jenis ini anda dapat menemukan samar-samar bayangan biji nampak saat anda sudah mengupas buahnya. Pada saat berbuah, seluruh pucuk biasanya akan berbuah secara serentak. Yang membuatnya unggul adalah, pada satu pohon sudah terdapat bunga jantan dan betina, sehingga anda tak perlu khawatir bibit yang anda tanam tidak dapat berbuah.

5. Kelengkeng Aroma Durian

Buah Kelengkeng saja sudah begitu nikmat, apalagi ditambah dengan aroma durian? Ya, jenis ini memiliki aroma durian saat dimakan. Rasanya pun terselip sedikit rasa durian yang masih mengkal. Ukuran buahnya sama dengan jenis kelengkeng pingpong. Buah kelengkeng ini masih jarang dijual di pasaran. Dengan keunggulannya yang tentu disukai pecinta buah, nampaknya apabila dibudidayakan secara besar-besaran dapat menarik pasar yang besar.

6. Kelengkeng Itoh

jenis kelengkeng itoh merupakan jenis yang sangat adaptif bila ditanam di daerah dataran rendah. Daging buahnya tebal, dengan kadar air yang rendah, dan rasanya sangat manis. Biji buahnya pun sangat kecil. Memang untuk mulai berbuah, kelengkeng itoh membutuhkan waktu hingga 2-3 tahun, namun apabila sudah mulai berbuah, jumlahnya sangat melimpah dan dapat berbuah tak kenal musim sepanjang tahun

7. Kelengkeng Hawae (Mata Lada)

Kelengkeng Hawae atau Matalada merupakan kelengkeng unggul dataran rendah. Jenis kelengkeng hawae banyak dibudidayakan karena tergolong cepat berbuah mampu berbuah diusia 1 tahun – 2 tahun, selain itu buah kelengkeng hawae juga tak kalah dengan kelengkeng jenis lain.  Ukuran buah cukup besar, rasa sangat manis, biji sangat kecil sebesar biji lada sehingga ada juga yang menyebutnya lengkeng mata lada, dan yang paling unik adalah kulit buahnya yang berwarna putih. kelengkeng hawae ini sangat cocok untuk ditanam di pot.

Jenis Kelengkeng Unggul Cepat Berbuah Dengan Ukuran Buah Besar Dan Rasa yang Manis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *