Buah leci merupakan salah satu buah yang banyak digunakan sebagai perasa pada makanan atau minuman segar. Rasa buahnya memang manis dan segar. Hampir mirip dengan buah kelengkeng namun dengan aroma harum yang lebih khas. Buahnya bergerombol dengan bentuk bulat. Ukuran buahnya hampir sama dengan buah rambutan, kulit buahnya berwarna merah. Tekstur daging buah dan bijinya juga hampir menyerupai kelengkeng namun dengan ukuran yang lebih besar.

Buah leci segar termasuk buah yang harga jualnya tinggi. Bisa mencapai 60.000 rupiah per kilogramnya. Namun buah leci masih agak sulit ditemukan di pasaran. Hal ini disebabkan oleh masih minimnya budidaya leci di Indonesia. Hal ini tentu bisa dijadikan peluang bagi anda yang ingin membudidayakan leci secara besar-besaran.

Tabulampot Leci

Namun, bagi anda yang ingin menanam leci di rumah untuk konsumsi pribadi, bisa mencoba menanam leci dalam pot. Sebelum anda menanam bibit leci dalam pot, pastikan bibit yang akan anda tanam dalam keadaan sehat. Menggunakan bibit yang berasal dari perbanyakan vegetatif dapat membantu anda dalam mengetahui kualitas pohon yang akan anda tanam. Karena perbanyakan vegetatif akan menurunkan sifat dari indukan secara identik.
Media tanam yang perlu anda persiapkan adalah tanah bakar, sekam bakar, pupuk kandang dan pupuk kompos. Campur rata semua bahan tersebut dengan masing-masing perbandingannya 1 : 1 : 1 : 1. Gunakan tanah yang tipenya padat. Pohon leci tidak menyukai tanah yang renggang dan berrongga, karena hal tersebut dapat menyebabkan tanaman mudah layu.

Gunakan pot dengan diameter minimal 60cm. Pada bagian dasarnya wajib ada lubang drainase. Supaya air sisa penyiraman tidak tergenang dalam media tanam. Pada bagian terbawah, tata pecahan genting atau bata dan juga ijuk. Tata hingga mencapai ketebalan lapisan 5cm. selanjutnya masukkan media tanam hingga mengisi setengah volume pot. Buat lubang di bagian tengahnya, letakkan bibit yang sudah dilepas polybagnya. Lalu tutup kembali menggunakan media tanam hingga mencapai 3 cm di bawah bibir pot, sambil dipadatkan. Lakukan penyiraman namun cukup hingga media tanam basah saja.

Untuk penyiraman rutin lakukan setiap 2 kali sehari, di pagi dan sore hari. Penambahan nutrisi bisa dilakukan dengan memberikan pupuk NPK setiap sebulan sekali, dan pupuk kandang setiap setahun sekali. Bila usia tanam sudah mencapai 2 tahun, anda bisa mengganti media tanam supaya asupan gizi pada tabulampot leci anda terjaga.

TABULAMPOT LECI – Cara Mudah Membuahkan Tanaman Leci Dalam Pot

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *