Kiat Merawat Lengkeng Merah Ruby – Lengkeng merah masih menjadi primadona sampai saat ini, namun kabanyakan masih kalangan penghobi saja. Di Indonesia belum ditemukan perkebunan khusus lengkeng merah, hal ini dikarenakan buah yang dahislkan memang tidak terlalu banyak seperti lengkeng new kristal, itoh dan beberapa jenis lengkeng temperate lainnya. Namun meski produktivitasnya tidak terlalu tinggi, harga buah lengkeng merah dinegara asalnya Vietnam 3 kali lebih mahal dari harga lengkeng biasa. Namun di Indonesia belum ada yang menjual buah lengekeng merah ini. Inilah video salahsatu pohon lengkeng merah di negara asalnya Vietnam yang sudah tumbuh besar dan berbuah lumayan banyak.

Kelengkeng Merah memang tergolong lengkeng nontemperate yang mampu berbuah tanpa perlu ada perangsangan obat. Mampu beradaptasi disemua lingkungan baik dataran rendah amupun dataran tinggi, namun pertumbuhan dan pembuahan lebih maksimal didataran rendah. Lengkeng merah sangat rajin berbuah didataran rendah meski didalam pot (tabulampot). Namun ada yang perlu diperhatikan adalah media tanah dan pemupukannya.

Kiat Merawat Lengkeng Merah Ruby
Merawat Lengkeng Merah dalam Pot

1. Siapkan media tanam berupa tanah, pupuk kandang kambing fermentasi, sekam bakar, dan serbuk sabut kelapa. Campur media, lalu masukkan ke pot, dan tanam bibit ukuran 75 cm.

2. Pasang ajir agar bibit tidak gampang roboh. Taburkan anticendwan.

3. Setiap pekan siramkan vitamin 1 ml per liter air selama tiga pekan berturut-turut.

4. Saat tanaman berumur sebulan berikan pupuk NPK seimbang (20:20:20) dosisnya 0,75 gram per liter air. Semprot rutin sepekan dua kali hingga tanaman berumur 5—6 bulan atau tajuknya rimbun. Pangkas tajuk agar percabangan bagus.

5. Semprotkan pupuk cair NPK (6:30:30) dosisnya 0,7 ml per liter setiap pekan sampai tanaman berbunga. Saat muncul calon buah hentikan pemupukan dan lanjutkan kembali saat buah seukuran kacang tanah.

6. Buah siap panen bila menguarkan aroma khas lengkeng.

Walaupun tanpa bantuan perangsang, perawatan intensif tetap dibutuhkan bila ingin lengkeng rubi sebutan lain lengkeng merah mampu berbuah susul menyusul. Kunci utama membuahkan lengkeng rubi adalah menyiapkan media tumbuh yang nyaman. Pilihlah media porous yaitu media yang mudah meresap air tapi kaya hara. Bisa menggunakan media berupa tanah, pupuk kandang fermentasi, serbuk sabut kelapa, dan sekam bakar dengan perbandingan sama. Ia mengaduk bahan itu hingga tercampur rata.

Sesudah memasukkan media tanam dan bibit ke dalam pot, taburkan anticendawan berbahan aktif karbofuran. Setelah itu semprotkan suplemen tanaman berdosis 1 ml per liter air setiap pekan selama tiga pekan berturut-turut. Ketika tanaman berumur sebulan, anda bisa menyemprotkan pupuk NPK seimbang 20:20:20 sebanyak 0,75 gram per liter air. Pemberiannya dua kali setiap pekan hingga tajuk tanaman rimbun atau saat berumur 5—6 bulan pascatanam. Pemberian dosis rendah tetapi lebih sering cocok untuk tanaman muda.

Perawatan selanjutnya adalah pemangkasan untuk merapikan tajuk tanaman, potong batang yang ngelancir. Saat tanaman berumur 6 bulan pascatanam, berikan pupuk cair yang mengandung kadar fosfor dan kalium tinggi (6:30:30) berdosis 0,7 ml per liter air. Aplikasinya setiap pekan hingga tanaman berbunga dan calon buah muncul. Saat fase itu tiba pemupukan dihentikan sejenak hingga buah seukuran kacang tanah. Setelah itu, pemupukan dilanjutkan kembali dengan dosis sama.

Pemupukan rutin membuat tanaman anggota keluarga Sapindaceae itu rajin berbuah. Dalam satu tanaman ada bunga, buah muda, dan buah tua. Setiap dompolan berisi belasan buah. Aroma khas lengkeng akan menguar bila buah sudah matang. Letakkan tabulampot lengkeng merah itu di tempat yang terkena sinar matahari penuh agar proses fotosintesis tanaman berlangsung sempurna. Untuk mendapatkan bibit lengkeng merah bisa anda cek disini Jual bibit kelengkeng merah murah

Kiat Merawat Lengkeng Merah Ruby

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *