Okulasi Durian – Seperti yang kita ketahui, pohon durian dapat tumbuh hingga tinggi dan harus menopang beban puluhan bahkan hingga ratusan buah durian dalam satu pohon. Hal ini tentu membuat pohon durian harus memiliki sistem perakaran yang super kokoh. Untuk mendapatkan sistem perakaran yang baik dan kuat diperlukan bibit durian yang berasal dari perbanyakan menggunakan biji. Sayangnya, perbanyakan menggunakan biji belum tentu menghasilkan buah durian dengan sifat-sifat unggulan. Namun, jangan khawatir, masalah ini bisa dipecahkan dengan cara memperbanyak bibit buah durian dengan teknik okulasi.

okulasi durian
okulasi durian

Apa sih teknik okulasi itu? Okulasi adalah salah satu metode untuk memperbanyak bibit tanaman dengan cara menyambungkan mata tunas dari induk dengan sifat unggul ke batang yang merupakan bibit hasil dari perbanyakan menggunakan biji. Cara ini dinilai sukses untuk menghasilkan bibit okulasi durian dengan hasil optimal.

Mengawali proses memperbanyak okulasi durian, anda harus melakukan persemaian untuk mendapatkan pangkal bawah yang kokoh. Persemaian biji durian bisa dilakukan di polybag, atau langsung di bak persemaian. Namun, apabila anda mengaplikasikan cara ini di bak, anda perlu memindahkannya ke polybag setelah 2 atau 3 bulan. Tanam biji di kedalaman tanah 2 sampai 3 cm. Pada saat biji berkecambah, anda bisa mulai melakukan penambahan nutrisi tanah dengan cara memberikan pupuk ZA 2 gram, dan NPK 2 gram. Berikan berselang-seling tiap 2 minggu sekali. Apabila biji sudah tumbuh dan batangnya beridameter 1,5 cm, tandanya anda sudah siap untuk mengaplikasikan teknik okulasi.

Baca Juga: MENDAPATKAN HASIL MAKSIMAL PADA BUAH JERUK DENGAN TEKNIK PERBANYAKAN OKULASI

Selain mempersiapkan bagian batang bawah, untuk okulasi durian ini anda juga wajib mempersiapkan entres atau batang bagian atas pada okulasi. Pilih ujung-ujung ranting yang berasal dari pohon indukan berkualitas. Rantingnya harus memiliki daun yang tua, karena hal tersebut menandakan proses pertunasannya sudah berhenti. Semakin tua daun pada ranting yang anda pilih, maka semakin besar prosentase keberhasilan okulasi anda. Selanjutnya, buang daun yang ada pada ranting. Dengan cara memotong tangkai daun dengan menyisakan 4-5 mm batang daun. Cara ini diyakini ampuh untuk menghindarkan tunas-tunas pada ketiak daun hilang karena terpangkas.

okulasi pada durian
okulasi pada durian

Setelah mempersiapkan batang bawah dan batang atas, anda bisa mulai proses akhir dalam okulasi durian ini. Sayat melintang kulit batang bawah selebar kurang lebih 8 mm, kemudian kupas ke bawah dengan panjang 2 cm. Potong kupasan kulit tersebut menggunakan pisau tajam. Ambil mata tunas pada entres (bagian atas) menggunakan pisau, sayat bersama kayunya sepanjang kurang lebih 2 cm. Sisipkan mata tunas tersebut pada sayatan batang bagian bawah, lalu ikat menggunakan tali plastic yang bisa anda buat sendiri menggunakan plastic ukuran ½ kg. Ikatan harus rata, dari bawah ke atas. Hal ini bertujuan agar saat dilakukan penyiraman atau hujan turun air tidak masuk ke sisipan okulasi. Masukkan hasil okulasi tersebut ke tempat yang jauh dari sinar matahari langsung, supaya kelembabannya terjaga.

Meskipun tingkat keberhasilan perbanyakan bibit durian menggunakan teknik okulasi cukup tinggi, anda harus memperhatikan betul kualitas bakal tanaman yang anda gunakan supaya hasilnya optimal. Selain itu, berhati-hatilah saat hendak menyisipkan mata tunas ke sayatan batang bawah, karena apabila kambium pada mata tunas menempel di tangan kita atau di media lain, maka hal tersebut dapat menyebabkan gagalnya proses okulasi durian.

JUAL BIBIT DURIAN UNGGUL

Hubungi
085 729 777 657

-BIBIT BUAHKU-

Okulasi Durian Dapat Dilakukan Sendiri Untuk Memperbanyak Bibit Durian Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *