Kultur Jaringan – Bagi sebagian orang yang ingin memperbanyak tanamannya dengan metode vegetatif, kebanyakan memilih melakukan teknik stek, atau cangkok. Namun, pernahkah anda mendengara cara memperbanyak tanaman dengan teknik kultur jaringan? Teknik kultur jaringan sendiri merupakan cara perbanyakan tanaman dengan mengisolasi jaringan dari tanaman dalam kondisi aseptic, dehingga jaringan-jaringan tanaman tersebut bisa memperbanyak kembali dirinya dan tumbuh menjadi tanaman lengkap lagi.

kultur jaringan
kultur jaringan

Teknik kultur jaringan dilakukan dengan media tertentu yang diletakkan dalam botol kaca. Maka dari itu, teknik kultur jaringan juga sering mendapat sebutan kultur in vitro yang berasal dari bahasa latin yang memiliki makna “di dalam kaca”.

Baca Juga : Jual Bibit Kurma Barhee (Kultur Jaringan dan Biji)

Karena jaringan-jaringan pada semua bagian tanaman dapat tumbuh kembali menjadi tanaman yang utuh, maka tak ayal tanaman yang berasal dari teknik perbanyakan kultur jaringan memiliki sifat yang sama dengan indukannya.

kurma kultur jaringan
kurma kultur jaringan

Untuk menghasilkan bibit yang bagus dan sehat, memperbanyak tanaman dengan menggunakan teknik kultur jaringan harus memperhatikan beberapa hal. Yang paling utama harus anda perhatikan adalah kesterilan botol kaca yang akan digunakan sebagai wadah dan juga media untuk metode kultur jaringan. Media merupakan sumber nutrisi dari jaringan-jaringan yang akan anda perbanyak. Media tumbuh dibagi menjadi dua, yaitu media cair dan padat. Media padat bukan berarti menggunakan tanah, biasanya menggunakan padatan gel. Bisa dibuat dengan cara mencampur nutrisi dengan agar, lalu digunakan sebagai media tumbuh pada kultur jaringan. Sedangkan pada media cair, nutrisi dilarutkan pada air.

Kultur Jaringan Sebagai Salah Satu Cara Perbanyakan Tanaman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *