Buah nangka merupakan salah satu buah asli tropis. Dengan bentuk buah lonjong berukuran besar, dan di kulitnya terdapat duri kecil-kecil yang tidak setajam duri pada kulit durian. Berasal dari India, buah nangka tersebar melalui jalur perdagangan hingga sampai ke seluruh penjuru dunia, salah satunya Indonesia. Selain nikmat dikonsumsi langsung, buah nangka juga banyak diolah menjadi dodol, sirup, atau campuran minuman segar seperti es campur atau kolak.

Tabulampot Nangka Mini

Ketersediaan buah nangka di Indonesia selalu terpenuhi, namun terkadang harganya melambung tinggi karena jumlahnya kurang mencukupi permintaan pasar. Padahal, pohon nangka banyak tumbuh di Indonesia. Namun sayangnya, hasil dari pohon-pohon tersebut hanya digunakan untuk konsumsi pribadi, tidak untuk diperjualbelikan secara luas. Pohon nangka dapat tumbuh dengan baik di daerah yang musim kemaraunya tidak terlalu panjang dan kering, dengan suhu udara minimal 16 derajat celcius dan maksimal 31.5 derajat celcius.

Baca Juga : Cara Membuahkah Nangka Madu Dalam Pot

Tanah bertipe aluvial, liat berpasir sangat disukai oleh pohon nangka. Karena perakaran pohon nangka sangatlah dalam, lubang tanam yang dibutuhkan cukup tebal, minimal 1 meter. Bila tanh belum cukup gembur saat akan ditanami, anda bisa menyiasatinya dengan cara mencangkul ringan lahan tanam. Selanjutnya buat lubang tanam dengan ukuran 1x1m dengan jarak antar lubang tanam 8-12 meter bila anda menginginkan menanam dalam jumlah besar. Tanah hasil galian tersebut yang nantinya akan kita gunakan sebagai media tanam. Pisahkan tanah galian bagian atas dan bagian bawah. Campur tanah bagian atas dengan pupuk kandang yang sudah matang sebanyak kurang lebih 20 kilogram. Untuk tanah bagian bawah campur dengan dolomit sebanyak 0,5 kilogram per lubangnya. Masukkan tanah bagian bawah ke lubang tanam dan diamkan selama 2 minggu.

Setelah 2 minggu, lubang sudah siap ditanami. Lakukan penanaman di sore hari di awal musim penghujan. Letakkan bibit tegak di tengah lubang tanam, lalu tutup menggunakan media tanam bagian atas yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Apabila sedang musim penghujan, media tanam tidak perlu disiram kembali. Namun apabila penanaman dilakukan di musim kemarau, siramlah pohon nangka anda dua kali setiap hari.

Pada pertumbuhannya, pohon nangka tentu akan diganggu gulma. Anda harus segera menyiangi gulma-gulma dalam radius 1 meter dari pohon secara rutin supaya penyerapan nutrisi untuk pohon nangka tidak terganggu oleh tanaman lain. Setiap 2 kali setahun anda bisa berikan pupuk kompos sebanyak 2 kilogram untuk tiap pohonnya

Budidaya Tanaman Buah Nangka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *